[#47] [Keluarga] Menatap Mata Bundarnya

Tak terasa anakku telah tumbuh besar. Hampir satu tahun usianya. Melihat anak tumbuh dan berkembang adalah pengalaman yang luar biasa.

Aku mencintai anakku. Sungguh. Terutama saat kulihat mata bundarnya yang polos. Hatiku luluh. Apalagi bila ia berkata Yayah. Ingin kuberteriak senang, Dia Memanggilku Yayah!

Abdac

Iklan

3 thoughts on “[#47] [Keluarga] Menatap Mata Bundarnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s