[#30] [Story] Kukejar Kau Cinta [Lanjutan #26]

Kuberlari sekuat tenaga. Peluh menetes membanjiri ketiakku. Bulu-bulu ketiakku tak mampu bergoyang lagi karena dia sudah lengket karena keringat. #jorok BIAR! Yang penting aku dapat mengejar si cantik jelita.

Lelah semakin kurasa saat air liurku menetes melalui lidahku yang terjulur karena kelelahan. OHOK! Seekor lalat berhasil mendobrak mulutku yang terbuka lebar.

“GWA GAK DOBRAK! WONG EMANG KEBUKA LEBAR. HUEKS BAU!”, ujar sang lalat.

Lalat yang doyan sampah-pun tidak suka bau mulutku.

Walau lelah kurasakan, kuberlari semakin kencang, semakin kencang dan semakin kencang. Oh Jelita, ini bukan perlombaan lari, tapi kuingin mengejarmu sekuat tenagaku. Namun kini kuhanya mampu lari melewatimu. Melewatimu…

“WOOOOI MALIIIIING!”, Oh Tuhan, aku bukan maling, tapi kenapa mereka semua mengejarku…?

Selamat jalan JELITA

Iklan

6 thoughts on “[#30] [Story] Kukejar Kau Cinta [Lanjutan #26]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s