[#27] [Story] Chronicle of Roldia 2 : Turun Gunung

Aku tumbuh. Tumbuh dan berkembang. Namun tetap saja aku tidak lebih tinggi dari dia. Sejak terbantainya suku kami. Sejak dibakarnya rumah kami. Aku dan dia berlatih keras. Berlatih dalam dendam. Dendam yang membara membakar sukma.

Tak terhitung mimpi buruk yang kualami. Tak terhingga sakitnya hati ini. Namun tubuhku ini sudah terbiasa. Terbiasa dengan rasa sakit dalam hati.

“Bagaimana, kau siap?”, tanya dia padaku.

“Ya, aku siap kak.”,

Sepuluh tahun sejak kejadian itu aku dan kakakku berlatih keras di gunung Bahoo. Tanpa mempedulikan peluh yang menetes. Tak peduli darah yang terurai. Kami terus berlatih, demi menciptakan waktu yang kami butuhkan.

Sepuluh tahun berlalu, kini waktu kami telah tiba. Saatnya bagi kami untuk turun gunung. Demi merubah Roldia yang kami cintai.

Abdac

Iklan

18 thoughts on “[#27] [Story] Chronicle of Roldia 2 : Turun Gunung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s