[#22] [Bisnis] Produktifitas Bagiku

Seseorang datang padaku mengeluhkan pola hidupnya yang kontra produktif. Dia tidak puas dengan caranya menjalani hidup. Namun menurutku, dia cukup produktif. Hanya saja aku dan dia mempunyai pandangan berbeda dalam menilai produktifitas.

Bagiku, produktifitas berbanding berbeda dengan kecepatan melakukan sesuatu. Berbanding berbeda dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan dalam satu hari.

Bagiku, produktifitas dinilai dari perbandingan antara waktu yang berkualitas dan bermanfaat dan juga waktu yang tidak berkualitas dalam rentan waktu tertentu.

Misalkan jika aku menonton TV maka aku akan menilainya sebagai waktu yang tidak produktif. Namun untuk acara-acara tertentu, seperti Mario Teguh, Ust Nur Maulana, Kick Andy, dan Persib Bandung aku akan menilainya sebagai waktu yang produktif.

Jika aku beribadah, blogging dan bekerja sudah pasti kugolongkan pada waktu produktif. Tapi aku cenderung berhati-hati untuk urusan bekerja di kantor. Karena tidak semua waktu yang aku habiskan di kantor adalah waktu yang produktif.

Bagiku produktifitas adalah mengenai kepuasan diri, semakin produktif waktuku, semakin puas hatiku.

Abdac

Iklan

10 thoughts on “[#22] [Bisnis] Produktifitas Bagiku

  1. saya pernah baca blog seorang marketer gitu. menurut dia berpikir dan berimajinasi adalah bagian dari pekerjaannya. makanya kalo temennya liat dia kayak ngelamun, dia bilang “im working.” hehe. produktif beda2 ya tiap orang. πŸ˜€ yang penting kegiatannya bisa bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s